Artikel
Asal-usul Jabal Magnet, Tempat Wisata Aneh di Madinah
Jabal Magnet adalah bukit yang mempunyai kandungan magnet, sehingga dengan keunikannya yaitu mobiil-mobil di sekitar tempat tersebut dapat bergerak sendiri mendekati Jabal Magnet.
Ibadah umrah seringkali dimanfaatkan untuk berziarah ke tempat-tempat wisata di sepanjang makkah dan madinah. Ketika Anda memiliki kesempatan, datangi salah satu tempat unik dan aneh di dekat kota Madinah. Apakah wisata unik tersebut?

Jabal Magnet
Jabal magnet. Sesuai dengan namanya, Jabal Magnet merupakan bukit yang memiliki kandungan magnet, sehingga memiliki keunikan yaitu mobiil-mobil di area tempat tersebut dapat bergerak sendiri mendekati Jabal Magnet.
Jabal Magnet berada di bukit tandus di tengah padang pasir, sekitar 60 km dari Madinah. Terlihat, tak ada yang aneh dari tempat tersebut, tetapi mobil-mobil yang dapat bergerak sendiri bahkan tanpa sopir itu sebagai daya tarik wisatawan yang pergi ke sana.
Baca Juga : Ini Dia 5 Destinasi Wisata Umrah yang Disukai Jamaah
Selain itu, jarum kompas juga tidak akan berfungsi di sini. Jarum kompas bisa bergerak ke sana kemari tidak tentu arah, sebab medan magnet di tempat ini begitu kuat.
Sejarah Jabal Magnet
Zaman dahulu, tempat ini pertama kali ditemukan oleh orang Arab baduy. Mereka sedang berada dalam perjalanan, kemudian berhenti untuk beristirahat. Namun, mereka dikejutkan oleh mobil mereka yang bergerak sendiri.
Nama asli Jabal Magnet yaitu Manthiqa Baidha atau perkampungan putih. Lembah ini dulu juga disebut Lembah Jin. Mungkin karena keanehannya, mereka dahulu mengira karena ada jin yang mengganggu.Karena banyak wisatawan yang ingin melihat secara langsung keanehan Jabal Magnet, pemerintah saudi membuat jalan khusus untuk pengunjung agar mobil mereka bergerak sendiri ke Jabal Magnet. Malah ada tenda-tenda khusus wisatawan yang mau menginap di sekitar lokasi wisata.
Penjelasan Ilmiah Jabal Magnet
Menurut ilmuwan, kota madinah didirikan di atas Arabian Shield yang usianya sudah 700 juta tahun. Lingkungan ini merupakan endapan lava dengan luas wilayah 180.000 km persegi.
Lava tersebut dapat terlihat ke permukaan dan menuju wilayah rengkahan sepanjang 60.000 km. Zona rengkahan ini membentuk garis vulkanik disebut sebagai Makkah-Madinah-Nufud. Inilah yang kini disebut Jabal Magnet.
Baca Juga : Umrah Ngapain Aja? Yuk, Pelajari 7 Aktivitas Selama Umrah!
Di luar penjelasan ilmiah tersebut, kita bisa mengambil hikmah ketika datang ke Jabal Magnet. Bahwa semua yang ada di dunia ini ada Sang Pencipta yang lebih kuat dan lebih kuasa dari apapun. Oleh sebab itu, kita harus selalu bersyukur dengan karunia-Nya.