Lewati ke konten utama

Artikel

Mengoptimalkan Konversi Penjualan Paket Umroh via Website

Cara untuk mengoptimalkan konversi penjualan paket umrah via website agar berujung pada penjualan

  • Tim ProHajj
  • Ditulis pada
  • Diperbarui
  • 4 menit baca
Mengoptimalkan Konversi Penjualan Paket Umroh via Website

Mengoptimalkan Konversi Penjualan Paket Umroh via Website - Anda sudah mempunyai website, sudah punya banyak pengunjung namun masih sepi penjualan pencapaian penjualan? Mungkin, Anda kurang mengoptimalkan trafik pada website Anda sehingga belum bisa terkonversi menjadi penjualan seperti yang diinginkan. Memang, setelah website diluncurkan, tugas Anda yaitu membuatnya ramai pengunjung. Setelah pengunjung sudah banyak, pekerjaan rumah berikutnya adalah bagaimana mengelola trafik tersebut menjadi hal-hal yang Anda diharapkan.

Ada yang ingin mengubahnya menjadi penjualan, ada juga yang ingin meningkatkan branding perusahaan, ada pula yang ihanya sekedar mengumpulkan database seperti email, dan sebagainya. Namun, semua konversi yang Anda inginkan tersebut pastinya akan baik sekali jika berujung manis pada penjualan. Jika Anda menjual paket umrah, maka indikatornya adalah Anda berhasil menjual lebih banyak paket umroh dengan website Anda. Bagaimana cara memaksimalkan konversi tersebut? Mari kita simak lebih lanjut. Baca Juga : 5 Cara Efektif Meningkatkan Konversi Penjualan Paket Umrah

Mengoptimalkan Konversi Penjualan

Seperti yang terterat pada judul artikel ini, konversi penjualan paket umroh via website adalah hal yang akan ditujukan setiap bisnis travl umrah. Di era ecommerce seperti ini, apabila Anda sudah bisa menjual paket umroh Anda melalui website, Anda sudah mengurangi sebagian dari kegiatan Anda dibandingkan transaksi via kantor offline.image (45).jpg

Dengan menggunakan website yang responsif, didukung dengan software aplikasi khusus travel umrah terbaik, Anda bisa mendelegasikan| tugas closing langsung kepada web Anda. Calon jamaah umroh Anda bisa berkomunikasi langsung mulai pendaftaran hingga pembayaran melalui website. Namun, kenyataannya, sekarang ini meski sudah ada website yang bisa diakses, masih diperlukan follow up dengan pelanggan baik melalui email, whatsapp, telepon, dsb. Tidak mengapa, asalkan masih bisa closing penjualan, ini merupakan pertanda baik website Anda sudah mulai menghasilkan konversi penjualan. Baca Juga : 4 Pilihan Strategi Pemasaran Online Terkini Untuk Travel Umroh

Strategi Apa yang Tepat?

Berbicara tentang strategi yang tepat, untuk satu bisnis travel dengan bisnis travel lain yang lain, mempunyai kekhasan yang tidak dapat disamaratakan. Strategi A mungkin tepat untuk biro travel A. Namun, belum tentu tepat dengan bisnis travel B. Anda bisa menggunakan split test untuk mencoba berbagai strategi yang tepat untuk website Anda. Beberapa yang dapat dilakukan yaitu:

  • Minimalkan gangguan. Kesampingkan hal-hal yang mengganggu fokus pelanggan untuk melihat CTA (Call to action) yang Anda inginkan. Iklan, pop up, gambar, warna, dan sebagainya dapat juga menggangu fokus tersebut sehingga bukannya konversi yang didapat, tapi malah calon konsumen pergi karena malas duluan.
  • Gum Trampoline, untuk menghindari bounce rate. Bounce rate adalah prosentase kunjungan pada suatu website atau landing page yang kemudian pergi dari laman tersebut. Umumnya, kesalahan dalam penempatan iklan atau link website di luar web kita mengakibatkan pengunjung pergi dan tidak berujung pada closing.
  • Menghadirkan konten yang tepat. Konten yang benar-benar berguna akan membuat konsumen merasa puas, dan penasaran dengan produk kita. Menempatkan strategi content marketing berarti harus benar-benar membuat konsumen merasa terpuaskan mengonsumsi konten yang kita buat. Bukan hanya merasa didesak untuk beli saat mengunjungi website travel umroh kita.
  • Best Copywriting. Anda wajib berusaha membuat copywriting yang cocok dan akurat pada konten Anda. Terutama untuk menarik pengunjung website Anda selama 8 detik pertamanya saat berada di laman web Anda. Copywriting yang baik, akan membuat nyaman pembacanya, seperti membaca iklan yang bukan iklan (teknik softselling).

Baca Juga : SEO Marketing untuk Mendongkrak Penjualan Paket Umrah

Manjakan Konsumen Anda

Seperti yang sudah kita bahas di atas, konsumen Anda atau calon jamaah umrah Anda hanya punya waktu kurang dari sepuluh detik untuk merasa nyaman di website Anda. Berikan konten yang benar-benar bagus untuk mereka, gunakan template website yang menarik, pemilihan warna yang tidak menjemukan, serta responsif. Buatlah mereka bertahan pada kalimat terakhir konten Anda sehingga call to action Anda berhasil memikat mereka menuju funnel conversion Anda. Jika Anda acuh tak acuh terhadap pelanggan Anda, bagaimana Anda dapat menghasilkan konversi penjualan?

Membuat CTA yang Efektif

Terakhir, untuk konversi penjualan paket umroh yang efektif, Anda juga mesti membuat CTA button yang efektif. Jangan sampai penjelasan panjang lebar Anda sia-sia jika tak ada tombol call to action yang jelas di laman yang mereka buka.image (46).jpg

CTA button haruslah nampak dengan jelas sekali pandang.. contohnya Anda menggunakan nomor whatsapp untuk penjualan, maka tempatkan nomor tersebut dalam CTA button yang bentuk dan warnanya didesain khusus supaya nampak|yerlihat lebih menonjol dibandingkan dengan background-nya. Sebaiknya, CTA button menggunakan warna yang tidak ada dalam setiap elemen laman tersebut.Baca Juga : 7 Tips Gampang Closing untuk Menjual Paket Umroh Nah, itulah pemaparan beberapa tips terkait mengoptimalkan penjualan dengan website Anda. Tidak ada tips yang bagus jika tidak dipraktekkan. Maka, praktekkan segera ilmu di atas supaya dapat membuat pendapatan Anda ikut naik. Jangan lupa untuk melengkapi website travel umrah Anda dengan sistem aplikasi travel umrah terlengkap dari Prohajj. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut,

Artikel terkait

Semua artikel