Lewati ke konten utama

Tips Bisnis

Tips Cerdas Kelola Cash Flow Usaha Travel Umroh

Suatu bisnis yang sehat umumnya mempunyai arus kasnya yang bagus. Jika arus kas terganggu bisnis juga dapat menjadi macet

  • Tim ProHajj
  • Ditulis pada
  • Diperbarui
  • 4 menit baca
Tips Cerdas Kelola Cash Flow Usaha Travel Umroh

Tips Cerdas Kelola Cash Flow Usaha Travel Umroh - Dalam dunia bisnis, ada pepatah yang mencetuskan, "Cash is King". Dapat diartikan sebagai, kas adalah raja, kas yaitu segalanya. Suatu usaha yang sehat, umunya arus kasnya juga bagus. Jika arus kas terganggu, bisnis juga bisa macet.

image (42).jpg

Ibaratnya darah dalam tubuh, uang kas yaitu darah yang wajib disalurkan ke bagian-bagian tubuh perusahaan, dijaga supaya tidak macet di satu titik agar tak menimbulkan penyakit. Jika kita memiliki usaha yang cukup besar, akan tetapi uang kasnya tidak ada, maka Anda harus berhati-hati. Mulai evaluasi bisnis Anda agar tak terjadi masalah yang lebih besar lagi. Lantas, bagaimana tips kelola cash flow usaha travel umrah? Berikut akan kami sajikan ulasan lengkapnya untuk Anda.

Mengontrol Arus Kas

Hal pertama yang bisa Anda lakukan ialah dengan mengatur arus kas Anda. Perhatikan catatan keuangan Anda. Anda tak dapat mengontrol arus kas dari laporan laba rugi. Sebab, di dalam arus kas masih ada tanggungan-tanggungan yang wajib dibayarkan, piutang yang belum dibayar, jumlah stock, dan lain-lain. Anda wajib cermat saat mengatur arus kas. Jangan sampai Anda kehabisan uang kas, sehingga saat ada tagihan Anda tak dapat membayar, tetapi harus menambah utang baru untuk menutupinya! Baca Juga : Pembayaran Cashless untuk Usaha Travel Umrah Anda

Mengevaluasi Arus Kas

Agar Anda bisa mengelola arus kas dengan baik, Anda wajib melakukan evaluasi terhadap keuangan Anda. Jangan sampai Anda meneruskan hal yang bisa membuat perusahaan Anda sakit. Ibaratnya, sebelum sakit, Anda harus rajin medikal check up untuk mengetahui potensi kerusakan dan penyakit yang bisa timbul dilihat dari gejala-gejala yang sudah nampak. Dengan begitu, Anda sudah meminimalisir resiko untuk kehabisan uang kas dalam bisnis travel umrah Anda. Evaluasi ini bisa Anda lakukan per tiga bulan, atau per enam bulan, supaya anda bisa mengambil kebijakan keuangan dalam perusahaan Anda.

Mengatur Pengeluaran

Saat membuat perencanaan keuangan, pikirkan matang-matang terlebih dahulu pada bagian pengeluaran. Anda sebisa mungkin harus mengatur pengeluaran Anda agar bisa optimal. Dapat diartikan, ketika mengeluarkan uang kas, harus berupa pengeluaran yang punya dampak yang signifikan untuk perusahaan bisnis travel  Anda. contohnya untuk inventaris kantor. Anda bisa menunda pembelian furnitur baru, jika furnitur yang ada masih layak digunakan. Bukan berarti menghamburkan uang kas untuk sesuatu yang dapat ditunda, Anda lebih baik mengeluarkan untuk investasi perusahaan. Contohnya dengan berlangganan software khusus travel umroh. Nilai uang kas yang Anda keluarkan mungkin tidak seberapa, namun justru hal itulah yang akan mendorong kemajuan bisnis Anda. Bijaklah dalam menggunakan software yang tepat untuk travel umroh Anda.Baca Juga : Kapan Usaha Travel Umroh Anda Butuh Software Khusus?

Bijak Terhadap Piutang

Di setiap bisnis, pasti muncul yang namanya piutang. Contohnya di usaha travel umrah, Anda akan menemukan piutang saat jamaah belum melunasi harga paket umroh. Atau mereka menggunakan akad umrah dulu bayar belakangan. Piutang-piutang seperti ini mungkin tak begitu berpengaruh pada bisnis jika hanya satu dua pelanggan yang memiliki piutang. Namun, jika bisnis Anda makin besar, jamaah makin banyak, bukan tidak mungkin bisa menimbulkan masalah bagi bisnis Anda kalau semakin banyak piutang yang tak tertagih. Jangan-jangan, uang kas dan profit Anda malah jadi piutang semua! Baca Juga : Cara Menaikkan Omset dan Profit Bisnis Travel Umroh Secara Signifikan

Mendorong Pembayaran Cash

Alih-alih menerapkan pembayaran secara cicilan, Anda harus bisa mendorong jamaah untuk membayar biaya umrah secara cash. Hal ini sangat berpengaruh pada cash flow Anda. Semakin lancar pembayaran cash, maka semakin lancar juga aliran uang kas Anda.

Meningkatkan Penjualan dengan Bundling Produk

Seperti yang sudah kami bahas di artikel yang lalu, menjual produk secara bundling bagi travel umroh sangat bisa dilakukan. contohnya bundling dengan wisata ke tempat wisata lokal, hingga wisata ke negara lain. Baca Juga : 4 Pilihan Strategi Pemasaran Online Terkini untuk Pemasaran Travel Umrah Dengan menerapkan sistem bundling produk, Anda bisa meperoleh cash flow lebih banyak lagi, sehingga perputaran uang di perusahaan Anda bisa semakin lancar.

Mendorong Repeat Order dan Langganan

Selain strategi bundling produk, repeat order dari pelanggan lama yaitu salah satu cara agar aliran uang kas Anda menjadi lebih lancar. Karena, biasanya pelanggan yang pernah menggunakan jasa Anda lalu melakukan repeat order, maka mereka akan lebih cepat membayar tagihan daripada pelanggan baru yang masih mencoba menjadi langganan Anda. Anda dapat memberikan pelayanan lebih untuk pelanggan Anda supaya mereka mencoba untuk melakukan repeat order di travel umroh Anda. Itulah beberapa cara mengelola cash flow supaya bisnis Anda makin lancar lagi. Semoga bermanfaat, ya!

Artikel terkait

Semua artikel