Lewati ke konten utama

Artikel

Air Zamzam : Sejarah dan Khasiat Meminumnya

Manfaat Air Zam -zam Apabila Kita meminumnya

  • Tim ProHajj
  • Ditulis pada
  • Diperbarui
  • 5 menit baca
Air Zamzam : Sejarah dan Khasiat Meminumnya

khasiat Air Zam-zam Jika Kita Mengonsumsinya - Anda yang sudah pergi haji/umrah ataupun belum pasti telah mengetahui nama air yang satu ini. Ya, air Zam-zam. Siapa yang tak mengenal air yang diambil dari sebuah mata air di sekitar ka'bah ini.

Air Zam-zam memang fenomenal. Air yang tak meluap, juga tak pernah kering. Sepanjang tahun, air zam-zam diambil untuk kebutuhan minum jamaah umroh. Pada saat musim haji, jutaan galon disedot dari sumur air Zam-zam dan dikemas untuk oleh-oleh jamaah umrah dan haji.

image (12).jpg

Namun kenyataannya, air zam-zam tidak pernah kering, bahkan sampai hari kiamat nanti. betapa istimewanya air ini, sehingga kita harus memuliakannya dengan menjaga adab ketika mengonsumsi serta menggunakan air Zamzam ini untuk kebutuhan lainnya.

Bagaimana sejarah terciptanya air zam-zam ini? Lalu, apa manfaat yang dapat Anda peroleh ketika meminum air Zamzam? Jawaban selengkapnya silakan simak artikel dari Prohajj dibawah ini.

Baca Juga : Siti Hajar, Ketaatannya Diabadikan Lewat Sa'i

Sejarah Air Zam-zam

Suatu saat, di sebuah lembah yang kering dan gersang, tibalah keluarga Nabi Ibrahim bersama istrinya Siti Hajar dan bayinya Ismail. Ketiganya kemudian berhenti di lembah tersebut.

Nabi Ibrahim menyediakan kantung berisi air dan sedikit makanan. Lalu, tanpa perkataan apapun, ia meninggalkan istri dan anaknya.

Siti Hajar yang memperhatikan suami tercintanya pergi lalu bertanya hingga berkali-kali dengan pertanyaan yang sma: Mengapa kau meninggalkanku di lembah yang gersang dan sepi seperti ini? Nabi Ibrahim tidak menengok untuk mejawab.

Barulah ketika Siti Hajar mengganti pertanyaannya, Nabi Ibrahim terhenti langkahnya.

"Apakah ini perintah Allah?" tanya Siti Hajar.

"Iya." Jawab Nabi Ibrahim.

"Kalau benar demikian, Tuhanku tidak akan menyia-nyiakanku." Jawab Siti Hajar seraya melepas kepergian suaminya.

Setelah lumayan jauh berjalan, Nabi Ibrahim berdoa kepada Allah,

“Ya Tuhan kami, sebenarnya saya sudah meletakkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak memiliki tanam-tanaman di dekat tempat tinggal Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami, (yang sekian itu) agar mereka membangun shalat. jadikanlah hati beberapa manusia menuju pada mereka, serta berikanberikanlah rizkilah mereka dari buah-buahan, semoga mereka bersyukur.”

(QS. Ibrahim/14 : 37 )
image (14).jpg

Setelah beberapa saat berlalu, Siti Hajar mulai kehabisan makanan dan minuman. Ia melihat air susunya sudah mulai kering juga. Ia khawatir anaknya Ismail kehausan serta kelaparan. Naluri keibuannya membuatnya untuk mencari air.

Ia berjalan ke bukit Shofa, tidak ada apa-apa di sana hanya bebatuan. Lalu ia berbalik ke bukit Marwa. tidak ada juga, tak ada tanda- tanda ada air di sana. Proses bolak-balik ini dia lakukan sebanyak 7x. Inilah sejarah rukun umroh yaitu SA'I.

Siti Hajar mulai lelah, tangis anaknya pun semakin menjadi karena kehausan. Ketika itu, dia mendengar ada sebuah suara yang menyuruhnya untuk diam. Siti Hajar mencoba memperhatikan, lalu bertanya,

“Aku sudah mendengar, apakah disana ada pertolongan?”

Ternyata Malaikat Jibril yang datang membawa pertolongan. diletakkan kakinya di tanah (dalam riwayat lagi, Malaikat Jibril memukulkan sayapnya ke tanah), dan munculah sumber Air zam-zam. Siti Hajar langsung mengambilnya dengan tangan sambil berkata, "Zam-zami... Zam-zami..."

Malaikat Jibril berkata, “Jangan takut terlantar. sebetulnya, di sinilah Baitullah yang bakal didirikan oleh anak ini (Ismail) beserta ayahnya. Serta sesungguhnya, Allah tidak bakal menelantarkan hambanya.”

Itulah sekilas tentang asal mula sumur Zam-zam. Dikemudian hari, sumur zam-zam ini menjadi sumber kemakmuran di Tanah Haram Makkah. Luar biasanya, ia tak pernah meluap dan tidak akan habis/kering hingga air kiamat.

Baca Juga : Inilah 10 Keutamaan Umroh yang Bikin Anda Ingin Ke Tanah Suci Lagi

Manfaat Air Zam-zam dan Khasiat Meminumnya

Anda pasti sudah tahu dan meyakini ada banyak khasiat yang bisa Anda dapatkan saat Anda meminum air zam-zam.

Air zam-zam itu mempunyai manfaat seperti niat dari peminumnya. Apabila Anda meminum air zam-zam untuk menyembuhkan suatu penyakit, maka ia akan menjadi obat.

image (13).jpg

Jika Anda mengonsumsi air zam-zam untuk menghilangkan dahaga, maka Anda akan terbebas dari rasa haus. selanjutnya ketika Anda meminum air zam-zam di saat lapar, maka Anda akan merasa kenyang.

Dalam hadis dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ

“Air ini berkah, air ini adalah makanan yang mengenyangkan.” (HR. Muslim 6513, Ibnu Hibban 7133 dan yang lainnya).

khaisat lainnya meminum air zam-zam adalah dapat menghilangkan kemunafikan. Air zam-zam adalah air yang suci. Ia selalu dikelilingi oleh doa-doa para peziarah ka'bah (jamaah haji dan umroh) sehingga energi dari air zam-zam ini selalu baik dan membawa keberkahan.

Anda juga bisa mendapatkan wajah yang segar dan mata yang sehat jika menggunakan air zam-zam untuk membasuh wajah. Insya Allah.

Baca Juga : Rahasia Umroh, Luangkan Waktu Anda untuk Allah, Allah Akan Berkahi Waktu Anda

Pertanyaan Seputar Air Zam-zam

Mungkin ada beberapa pertanyaan yang terbersit di benak Anda mengenai air zam-zam. Rangkuman pertanyaan berikut ini insya Allah akan membantu Anda.

image (15).jpg

Apakah Boleh Berwudhu/Mencuci Muka dengan Air Zam-zam?

Hal ini diperbolehkan. Yang tidak diperbolehkan adalah membersihkan najis dengan air zam-zam untuk memberikan penghormatan atau memuliakan air zam-zam.

Apakah Boleh Mandi/Memandikan Jenazah dengan Air Zam-zam?

Jawabannya adalah boleh. Namun, jika ada air lain selain air zam-zam maka Anda lebih baik menggunakan air yang lain.

Sebab, di masjidil haram sendiri, pengurus mengalirkan air lain (air PAM) untuk keperluan wudhu dan mandi para jamaah.

Hal ini lebih kepada penghormatan kepada air zam-zam, bukan karena air zam-zam akan habis untuk keperluan mandi, dll.

Apakah Boleh Merebus/Memasak Air Zam-zam?

Boleh, tidak ada larangan untuk merebus atau memasak menggunakan air zam-zam.

Apakah Air Zam-zam Ini Gratis?

Jika Anda meminumnya di Arab Saudi, maka air zam-zam bisa di dapatkan gratis di mana saja. Namun, jika Anda ingin mempunyai air zam-zam di tanah air (diluar jatah dari perjalanan haji/umroh) maka Anda harus mengeluarkan uang sekitar 500-700ribu rupiah per 5 liter air zam-zam.

Nah, itulah kelebihan air zam-zam yang bisa Erahajj share untuk Anda. Anda bisa puas mengonsumsi air zam-zam saat umroh. Jadi, pastikan Anda memilih travel umroh terpercaya untuk menemani perjalanan umroh Anda.

Jika Anda sebagai travel umrah memrlukan aplikasi manajemen travel umroh agar bisnis Anda yang lebih efisien dan profesional, maka Anda dapat menghubungi kami untuk mengaktifkan software travel umroh terbaik dari Prohajj.

Artikel terkait

Semua artikel